Petugas Jaga Malam merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan pesantren. Pada periode 18 November hingga 11 Desember 2025, amanah ini dijalankan dengan penuh dedikasi oleh santri, menjalankan tugas di waktu istirahat orang lain. Dengan semangat pengabdian, petugas jaga malam tidak hanya menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga menjadi teladan kedisiplinan dan tanggung jawab bagi seluruh santri.
Pada periode ini, Terpilih Petugas Jaga Malam Terdedikasi yaitu Salman Fayyadh, santri asal Jakarta. Dengan kesiapan fisik dan mental, beliau menjalankan tugas jaga malam secara konsisten, mulai dari patroli lingkungan hingga memastikan keamanan asrama. Keteguhan dalam menjalankan tugas tanpa mengeluh mencerminkan komitmen kuat terhadap amanah yang telah dipercayakan, karena itulah predikat ini berhak didapatkan oleh Salman.
Menjadi Harisul Lail (حارس الليل) memberikan banyak pembelajaran berharga bagi santri. Disiplin waktu terlatih melalui jadwal jaga yang ketat, rasa tanggung jawab tumbuh saat menjaga keamanan bersama, serta kepekaan lingkungan semakin terasah melalui patroli rutin. Selain itu, tugas jaga malam juga menanamkan nilai amanah, integritas, kepemimpinan, dan kerjasama tim dalam situasi nyata.
Semoga setiap langkah penjagaan yang dilakukan selama periode ini bernilai ibadah dan menjadi amal kebaikan yang terus mengalir. Dedikasi petugas jaga malam bukan hanya menjaga keamanan pesantren, tetapi juga membentuk karakter santri yang disiplin, berani, dan dewasa. Jaga malam demi keamanan, disiplin demi kebaikan, serta pengabdian demi keberkahan pesantren.
Tinggalkan Balasan